PAUD di Minut Ikuti Launching IFP Pembelajaran Bersama Presiden Prabowo Subianto Secara Daring

MINUT , Titikkomanews— Dunia pendidikan kembali mencatat sejarah baru dengan diselenggarakannya Launching Interactive Flat Panel (IFP) Pembelajaran bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Dalam kegiatan berskala nasional tersebut, sebanyak 205.472 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai daerah di Indonesia, PAUD di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terpilih untuk mengikuti penerapan perdana perangkat pembelajaran layar interaktif IFP, mewakili PAUD di Indonesia, yakni PAUD Sevenbafs School Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Kehadiran PAUD dari Minahasa Utara dalam kegiatan ini menjadi kebanggaan tersendiri, karena satuan Dinas Pendidikan Minut dibawa kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulong, mampu menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan sejak usia dini.

Perangkat IFP sendiri merupakan teknologi panel layar sentuh interaktif yang dirancang untuk menunjang proses belajar-mengajar agar lebih menarik, efisien, dan adaptif dengan perkembangan zaman.

Maksud dan Tujuan Peluncuran IFP
Peluncuran IFP oleh Presiden Prabowo Subianto memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya:

1. Mendorong Transformasi Digital Pendidikan:
Pemerintah ingin memastikan bahwa fasilitas pembelajaran di sekolah, termasuk PAUD, mampu mengikuti perkembangan teknologi. Penggunaan IFP diharapkan dapat memperkaya metode pembelajaran sehingga anak terbiasa dengan teknologi sejak dini.

2. Meningkatkan Kualitas Interaksi Guru dan Siswa:
IFP memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif lewat tampilan visual, animasi, serta aplikasi pembelajaran terpadu yang dapat meningkatkan kreativitas, imajinasi, dan partisipasi anak.

3. Mengurangi Kesenjangan Teknologi Antar Daerah:
Dengan melibatkan sekolah dari berbagai wilayah termasuk Minahasa Utara, pemerintah menegaskan komitmen untuk pemerataan fasilitas pendidikan modern hingga ke daerah.

4. Mendukung Program Nasional

Pendidikan Berbasis Digital:
IFP menjadi bagian dari visi pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan masa depan yang lebih inovatif, terintegrasi, dan relevan dengan kebutuhan era digital.

Minahasa Utara Siap Beradaptasi dengan Teknologi Baru:

Dipilihnya PAUD dari Minahasa Utara menunjukkan kesiapan daerah dalam menyambut inovasi pendidikan. Para pendidik menyambut baik kesempatan ini dan menyatakan bahwa kehadiran IFP akan mempermudah penyajian materi ajar, memperluas kreativitas guru, serta meningkatkan minat belajar peserta didik.

Kegiatan launching yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini menjadi momentum penting untuk mempercepat digitalisasi pendidikan di seluruh Indonesia.

Wawancara bersama Sekertaris Daerah Ir Novly Wowiling, Kepala BPMP Sulut Febry Dien dan Kadis Pendidikan Jofieta Supit.

Mewakili Bupati Joune Ganda, Sekertaris Daerah Ir Novly Wowiling didampingi Kadis Pendidikan Jofieta Supit mengatakan, bahwa kedepannya terkait pembelajaran digital ini akan dipersiapkan.

“Sarana percepatan digitalisasi untuk pembelajaran menjadi suatu keharusan. Dan kami mewakili Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulong menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, karena PAUD di Kabupaten Minut boleh terpilih mengikuti pembelajaran bersama Presiden Prabowo,” kata Sekda usai mengikuti proses pembelajaran secara daring.

Dengan adanya launching ini, kata Kadis Jofieta Supit, pihaknya akan terus mendorong pembelajaran secara digital ini, dan di Kabupaten Minahasa Utara sudah ada beberapa sekolah yang telah menerima bantuan peralatan pembelajaran digital.
“Nantinya kedepan masih akan kami data, agar pembelajaran digital ini menjadi suatu keharusan,” tambah Kadis didampingi Kabid PAUD Olga Watania.

Diharapkan, penggunaan IFP dapat memberikan dampak positif yang signifikan, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan dasar di Minahasa Utara dan Indonesia pada umumnya.

Hadir langsung di PAUD Sevenbafs School di Desa Kolongan Kabupaten Minahasa Utara, pejabat Widyaprada Utama Kemendikdasmen dan tim dari
Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), duta teknologi Sulut, Kepala BPMP Sulut Febry Dien, Kepala Dinas Pendidikan Minut Jofieta Supit dab Kabid PUAD Olga Watania serta para pengawas yang disambut hangat oleh jajaran Kepala sekolah dan guru di Sevenbafs School Kolongan, Kecamatan Kalawat.(**)
Penulis: Sweidy Pongoh
(UKW:30506)

Pos terkait

Titik Koma News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *