Groundbreaking Alun-Alun Rp9,3 Miliar Pemkab Minut, Dihadiri Lengkap Aparat Penegak Hukum

MINUT, Titikkomanews — Proyek pembangunan Alun-Alun Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara resmi dimulai dengan dilaksanakannya kegiatan peletakan batu pertama, Rabu 26 November 2025.

Bupati Joune Ganda bersama Forkompimda dan tokoh agama serta pelaksa proyek foto bersama usai peletakan batu pertama.

Momentum bersejarah ini dihadiri lengkap oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk aparat penegak hukum dari Kejaksaan Negeri, Polres Minahasa Utara, serta Pengadilan Negeri Airmadidi.

Kehadiran unsur penegak hukum dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk mengawal pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkualitas demi kepentingan masyarakat Minahasa Utara.

Bupati didampingi Forkompinda tampak melakukan wawancara bersama awak media.

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan alun-alun bukan hanya simbol kemajuan infrastruktur, tetapi juga ruang representatif untuk aktivitas publik.

“Alun-alun ini kami harapkan menjadi ikon baru Kabupaten Minahasa Utara. Bukan hanya menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga pusat olahraga, kegiatan sosial, budaya, dan tempat berkumpul masyarakat dari berbagai kalangan,” ujar Bupati Joune Ganda.

Bupati Joune Ganda melakukan peletakan batu pertama, tanda dimulainya proyek Alun-alun.

Menurut Bupati, kehadiran alun-alun akan menjadi ruang positif khususnya untuk generasi muda, sehingga mampu meningkatkan kreativitas, produktivitas, serta membangun interaksi sosial yang sehat di tengah masyarakat.

Setelah Bupati Joune Ganda, peletakan batu diikuti Kepala Kejaksaan Negeri Minut I Gede Widhartama.

Pembangunan alun-alun ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan daya tarik wisata, serta memperindah wajah kota Airmadidi sebagai pusat pemerintahan.

“Pemanfaatan anggaran pembuatan alun-alun ini juga, berkaitan dengan harapan Gubernur untuk bisa ada penambahan fasilitas olahraga, agar masyarakat bisa sehat dan bisa lebih bahagia,” kata Bupati sembari menyebut fasilitas yang akan dibangun berupa pusat olahraga, taman bermain, tempat pentas seni budaya dan tempat untuk UMKM.

Peletakan batu pertama ditandai dengan prosesi bersama oleh Bupati Joune Ganda, unsur Forkopimda, dan jajaran pemerintah daerah sebagai tanda dimulainya proyek strategis tersebut.

Terkonfirmasi saat diwawancarai usai peletakan batu, Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa proses yang telah berjalan di tahapan panitia, dimana panitia sudah memiliki kriteria yang dinilai oleh tim untuk menentukan pelaksana, tentu sudah melewati tahapan-tahapan nya. Sehingga, Bupati berharap proyek ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

“Mari kita kawal bersama pembangunan ini agar benar-benar menjadi kebanggaan Minahasa Utara dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Peletakan batu pada Proyek alun-alun Pemkab Minut kemarin, selain diikuti oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan aparat penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan yang hadir lengkap, para Kepala organisasi perangkat daerah pun ikut turun menyaksikan prosesi peletakan batu yang ditandai dengan Ibadah pentahbisan oleh tokoh agama.

Dinas PUPR mengaku, bahwa jika nantinya kontraktor melewati batas waktu pelaksanaan sebagaimana dalam kontrak, maka pihak ketiga atau kontraktor akan dikenai denda keterlambatan.

Sementara itu pelaksana proyek PT. Favor Indah Jaya berharap dukungan semua pihak agar pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu. “Kami berharap juga, dalam proses pekerjaan yang berlangsung hingga akhir tahun 2025 ini, dapat didukung dengan kondisi cuaca yang bagus,” ujar Iswadi Direktur PT. Favor Indah Jaya.(**)
Penulis: Sweidy Pongoh
(UKW:30506)

Pos terkait

Titik Koma News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *