MINUT, Titikkomanews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Sam Ratulangi Manado mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Utara yang diprediksi berlangsung mulai 5 hingga 7 Januari 2026.
Fenomena ini dipicu oleh sejumlah dinamika atmosfer yang mendukung peningkatan intensitas hujan di berbagai wilayah.
Analisis Cuaca dan Wilayah Terdampak
Berdasarkan analisis BMKG, terdeteksi adanya Pusat Tekanan Rendah di bagian utara Australia yang memicu pertemuan dan belokan angin di Sulawesi Utara.
Kondisi ini diperkuat dengan fenomena La Nina lemah, suhu muka laut yang hangat, serta kelembapan udara yang tinggi.
Kombinasi fenomena tersebut diprediksi akan mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang. Beberapa wilayah yang diminta waspada antara lain:
– Manado
– Bitung
– Minahasa Utara
– Kabupaten Kepulauan Sitaro
– Kabupaten Kepulauan Sangihe
Respons Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menindaklanjuti peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bergerak cepat. Bupati Minut, Joune Ganda, melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Theodore Lumingkewas, meminta seluruh warga di Bumi Tonsea untuk tetap waspada dan bersiap menghadapi potensi cuaca ekstrem di wilayah Minut.
Pemerintah daerah menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan mandiri, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana.
Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi sebagai langkah antisipasi bencana hidrometeorologi, seperti:
– Genangan air dan banjir.
– Tanah longsor, terutama di daerah bertopografi curam, bergunung, atau tebing.
– Pohon tumbang akibat angin kencang.
Masyarakat diharapkan untuk terus memantau perkembangan cuaca secara detail melalui rilis platform media sosial BPBD Pemkab Minut dan media resmi lainnya serta BMKG.(**)
Penulis: Sweidy Pongoh






