Bidang Perbendaharaan BKAD Minut Gelar Bimtek, Gandeng BPKP Sulut Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

MINUT, Titikkomanews – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pembekalan teknis penatausahaan keuangan kepada perangkat daerah.

Untuk memastikan materi tersampaikan secara komprehensif, BKAD Minut menghadirkan Auditor Madya dari BPKP Perwakilan Sulawesi Utara, Subardi, A.K., C.A., CFrA. Kehadiran auditor BPKP ini bertujuan memberikan asistensi teknis sekaligus melakukan mitigasi risiko terhadap potensi penyalahgunaan anggaran dalam pengelolaan keuangan daerah.

Selain dari BPKP, materi sosialisasi juga dipaparkan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Minut (Asisten III), Yossy Kawengian.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, serta didampingi Kepala BKAD Minut Carla Sigarlaki bersama Kepala Bidang Perbendaharaan, Jansen Tulung.

Dalam sambutannya, Sekda Novly Wowiling menyampaikan pesan khusus dari Bupati Joune Ganda terkait pentingnya peran bendahara sebagai ujung tombak pengelolaan dana publik. Menurutnya, sosialisasi ini merupakan langkah strategis untuk meminimalisir kesalahan administratif.

“Pesan Bapak Bupati sangat tegas, kualitas opini keuangan yang telah kita raih harus dipertahankan dan terus ditingkatkan. Setiap Bendahara SKPD wajib memiliki pemahaman mendalam terhadap regulasi terbaru agar setiap rupiah dapat dipertanggungjawabkan dengan integritas tinggi,” tegas Wowiling.

Kepala BKAD Minut, Carla Sigarlaki, dalam laporannya menjelaskan bahwa para peserta mendapatkan pembekalan khusus terkait teknis penatausahaan keuangan serta mekanisme pelaporan berbasis aplikasi sistem informasi yang saat ini menjadi standar pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh perangkat daerah semakin memahami tata cara pengelolaan dan pelaporan keuangan yang sesuai regulasi, sekaligus memaksimalkan pemanfaatan sistem aplikasi yang telah disediakan,” ujar Carla.

Adapun fokus utama sosialisasi tersebut meliputi sinkronisasi aturan, yakni penyesuaian pengelolaan keuangan daerah dengan regulasi nasional yang berlaku; peningkatan efisiensi belanja dengan mendorong kecermatan SKPD dalam merealisasikan anggaran agar lebih tepat sasaran; serta transparansi digital melalui optimalisasi penggunaan sistem aplikasi guna mewujudkan pelaporan keuangan yang lebih akurat dan profesional.
Melalui pelatihan dan pendampingan ini, Pemkab Minut di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung optimistis dapat terus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, melayani, serta akuntabel demi meningkatkan kepercayaan publik.(**)

Penulis: Sweidy Pongoh 

Pos terkait

Titik Koma News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *