Akhir Tahun 2025, Listrik Menyala 24 Jam di Pulau Nain dan Mantehage

MINUT, Titikkomanews – Kabar gembira bagi masyarakat kepulauan di Pulau Nain dan Mantehage Minahasa Utara yang selama ini hanya menikmati listrik 6 sampai 12 jam per hari.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menargetkan pelayanan listrik 24 jam penuh di Pulau Nain dan Pulau Mantehage dapat terealisasi sebelum akhir tahun 2025.

Hal ini terungkap usai kunjungan resmi tim PT PLN (Persero) UP3 Manado yang dipimpin Manager Revi Aldrian ke Kantor Bupati Minahasa Utara, Jumat (5/12/2025).

https://youtu.be/hZVKuXtaoZ8?si=rA1Bhs3hPxnNykzW

Kunjungan tersebut diterima langsung Bupati Joune Ganda, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Umbase Mayuntu serta Kabag Pemerintahan Seferson Sumampouw.

Dalam pertemuan itu Revi Aldrian menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin baik antara PLN dan Pemkab Minut selama ini. Ia menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan kelistrikan guna mendukung peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.

“Upaya peningkatan jam nyala listrik menjadi 24 jam merupakan komitmen PLN agar pemerataan akses energi bisa dirasakan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan. Dengan pasokan listrik penuh, kami berharap aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik dapat semakin berkembang,” ujarnya.

Selain peningkatan jam layanan, PLN juga membahas percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui program migrasi meter pascabayar ke prabayar di Pulau Mantehage. Program ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi pencatatan penggunaan listrik dan meningkatkan ketertiban pembayaran, sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah dari Pajak Penerangan Jalan Tenaga Listrik (PBJT-TL).

Harapan Pemkab Minut
Asisten Pemerintahan dan Kesra, Umbase Mayuntu, menyampaikan pesan Bupati Joune Ganda terkait dukungan penuh atas program ini.
“Pemerintah menyambut baik rencana peningkatan jam pelayanan listrik 24 jam di Pulau Nain dan Mantehage. Namun kami berharap adanya kerja sama masyarakat, terutama terkait proses penyambungan jaringan baru yang kemungkinan melewati tanaman warga. Mohon bisa dibantu dan dipermudah,” ungkap Umbase.

Ia menambahkan bahwa Pemkab menargetkan penyelesaian pekerjaan jaringan dapat rampung pada 15 Desember 2025, sehingga warga pulau bisa menikmati listrik penuh menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Dengan terealisasinya program ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat kepulauan terus meningkat dan kesenjangan pelayanan publik antar wilayah dapat semakin diperkecil.(**)
Penulis: Sweidy Pongoh

Pos terkait

Titik Koma News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *