Tingkatkan Kewaspadaan Hidrometeorologi, Pemkab Minahasa Utara Hari Ini Gladi Kesiapsiagaan Bencana

MINUT , Titikkomanews – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bergerak cepat dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang kerap mengancam di penghujung tahun.

Sebagai langkah nyata, Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Utara menggelar kegiatan Gladi Kesiapsiagaan Terhadap Bencana pada Senin, 29 Desember 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Utara ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel dan peralatan pendukung dalam kondisi siap siaga. Langkah koordinasi ini dinilai krusial agar penanganan di lapangan nantinya dapat berjalan efektif dan terintegrasi sesuai harapan.

Bupati Minahasa Utara, melalui Sekretaris Daerah Ir. Novly Geret Wowiling, M.Si, menginstruksikan jajaran Kepala Perangkat Daerah untuk mengutus personel serta membawa peralatan pendukung sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Pelibatan Lintas Sektor
Dalam lampiran undangan bernomor 4935/BPBD/Sekre/XII/2025 tersebut, tercatat sedikitnya 24 instansi dan unsur pimpinan daerah yang dilibatkan untuk memperkuat sinergi kesiapsiagaan:
– Unsur Pimpinan: Staf Ahli Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta para Camat.
– Teknis & Peralatan: BPBD menyiagakan Kepala Pelaksana bersama 5 personel serta unit kendaraan roda 2 dan roda 4.
– Keamanan & Penyelamatan: Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran masing-masing mengerahkan 5 personel dan 2 unit kendaraan roda 4.
– Kesehatan dan Sosial: Dinas Kesehatan menyiagakan 5 personel beserta 1 unit ambulans, sementara Dinas Sosial melibatkan personel Tagana.
– Infrastruktur dan Lingkungan: Melibatkan Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perkim.

Selain itu, kegiatan ini akan melibatkan BMKG, TNI dan Polri serta Basarnas serta PEWARTA. Ada juga RAPI, Orari dan PMI yang terlibat dalam apel kesiapsiagaan yang akan berlangsung di kantor BPBD Minahasa Utara.

Adapun, kata Kepala Pelaksana BPBD Minut Theodore Lumingkewas, bahwa arahan kepala BNPB, yaitu segera perkuat kesiapsiagaan secara terpadu (lintas sektor), Jangan ragu tetapkan status darurat bencana, lakukan tindakan preventif, Patroli titik-titik rawan bencana sesuai peta resiko rawan bencana, melakukan pengecekan drainase termasuk lekerjaan teknis yang kecil, yang langsung berhubungan dengan masyarakat.

Gladi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk meminimalisir risiko bencana dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.(**)

Pos terkait

Titik Koma News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *