Sekda Wowiling Mantapkan Persiapan Validasi Lapangan IGA 2025 di Minut, Bupati JG: Inovasi Bukan Hanya Ide, Tapi Aksi Nyata yang Berkelanjutan!

MINUT, Titikkomanews – Bupati Kabupaten Minahasa Utara menegaskan bahwa Inovasi bukan hanya sebatas ide, tapi aksi nyata yang berkelanjutan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat terlebih dalam taraf untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut dikemukakan Joune Ganda saat mempresentasikan inovasi unggulan Pemkab Minut di acara Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan Kemendagri, 5 November lalu.

Dua inovasi Pemkab Minut dibawa Kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulong di IGA 2025, adalah koin perak lapis emas dan si gesit yang dilahirkan bertujuan untuk membantu masyarakat yang berkaitan dengan ketahanan pangan serta keselamatan.

Bupati Joune Ganda saat mempresentasikan inovasi Pemkab Minut di Kemendagri Awal November lalu.

Akan hal tersebut, Kemendagri melalui Badan Strategi Kebijakan menyampaikan bahwa Kabupaten Minahasa Utara terpilih untuk dilaksanakan penilaian lapangan oleh tim IGA setelah mendapatkan hasil saat presentasi.

Untuk itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Ir. Novly Wowiling, gerak cepat memimpin rapat koordinasi persiapan kunjungan tim verifikasi Innovative Government Award (IGA) 2025 yang berlangsung di ruang Pusdalops BPBD Minut, Kamis 13 November kemarin.

Sekda Ir. Novly Wowiling, M.Si pimpin rakor di Pusdalops BPBD Minut, Kamis Kemarin.

Rapat ini menjadi langkah strategis Pemkab Minut dalam memastikan kesiapan menghadapi penilaian khususnya pada kategori Inovasi Digital “Si Gesit”, inovasi unggulan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulong dari OPD Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara.

Rakor tersebut diikuti jajaran perangkat daerah terkait seperti Dinas Komunikasi dan Informatika serta Persandian (Diskominfosan), serta para Kabid di BPBD Minut yang memaparkan perkembangan dan kesiapan implementasi inovasi digital Si Gesit—sistem inovatif yang dirancang untuk mempercepat respon kebencanaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan ketepatan informasi kepada masyarakat.

Sekertaris Daerah Ir Novly Wowiling, M.Si

Sekda Novly Wowiling dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi dan kesiapan data serta dokumen pendukung sebelum tim verifikasi IGA 2025 melakukan peninjauan serta memvalidasi di lapangan.
“Kita harus memastikan seluruh aspek baik administratif maupun teknis telah siap. Inovasi Si Gesit ini adalah kebanggaan kita bersama dan harus ditampilkan dengan maksimal kepada tim verifikasi,” tegas Wowiling.

Ia juga meminta setiap perangkat daerah yang terlibat untuk memperkuat sinergi, terutama dalam penyediaan data real-time, bukti implementasi, serta dampak manfaat inovasi bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar penilaian, tetapi kesempatan untuk menunjukkan komitmen Minahasa Utara dalam menghadirkan pemerintahan digital yang responsif dan inovatif,” tambahnya.

Sementara itu, pihak BPBD Minut menjelaskan bahwa Si Gesit telah berjalan dan memberikan dampak positif terutama dalam peningkatan kecepatan respon bencana, penyebaran informasi peringatan dini, serta koordinasi antara BPBD dengan instansi vertikal, OPD terkait dan pemerintah desa/kelurahan.

Rapat ditutup dengan penyusunan langkah tindak lanjut yang harus dipenuhi sebelum hari kunjungan verifikasi. Pemkab Minut menargetkan hasil optimal dalam IGA 2025 dan berharap inovasi digital Si Gesit dapat menjadi salah satu inovasi terbaik tingkat nasional.

“Dengan persiapan yang matang, Minahasa Utara optimis dapat menunjukkan kualitas inovasi daerah yang mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah Kepala Pelaksana BPBD Theodore Lumingkewas didampingi Sekretaris Gerald Dotulong.(**)
Penulis: Sweidy Pongoh
(UKW: 30506)

Pos terkait

Titik Koma News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *