Prestasi Cabor Kempo Minut tak Lepas dari Sejarah Pembawa Masuknya ke Sulut

oleh -206 Dilihat
oleh

MINUT, Titikkomanews – Shorinji Kempo adalah olahraga beladiri asal Jepang yang disebut sebagai modifikasi dari Shaolin Kung Fu.

Dijelaskan ketua Cabor Kempo Minahasa Utara Johan Wewengkang, bahwa prestasi sejumlah atlet Kempo di Kabupaten Minahasa Utara tak lepas dari sejarah masuknya cabang olahraga Shorinji Kempo di tanah Minahasa.

Para Senpai, Pengurus dan Atlet melakukan ziarah ke makam Almarhum Alex Kodoati di Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat.

Dikatakan Johan Wewengkang yang juga Sekertaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Minahasa Utara, jika olahraga bela diri ini awalnya dibawa oleh Almarhum Alex Kodoati. Dimana, Alex Kodoati yang merupakan putra asal Minut lahir dan telah dimakamkan di Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat.

Dijelaskan Wewengkang, awalnya di Indonesia, Kempo masuk dibawa oleh para mahasiswa yang melakukan studinya di Jepang pada kurun waktu awal tahun 60-an. Tiga aktor utamanya adalah Utin Sharas (almarhum), Indra dan Ginanjar Kartasasmita. Mereka semua adalah murid langsung dari Sho Dosin yang membawa Kempo dari Cina.
Sementara, Almarhum Alex Kodoati ada sahabat dari Indra dan Ginanjar Kartasasmita, belajar bersama dan membawa Kempo masuk ke Sulawesi Utara sekira tahun 1987.

“Tentu menjadi kebanggaan bagi kita dan tanggung jawab bersama untuk memajukan olahraga ini. Dimana, prestasiyang diraih oleh atlet Kempo Minut tak dari sejarah Almarhum yang adalah putra Minut,” ujar Johan di sela kejuaraan Shorinji Kempo piala Bupati Minut CUP II, 4 Mei 2024 lalu, usai melakukan ziarah ke makam Almarhum Alex Kodoati di Desa Maumbi bersama para pengurus, Senpai dan atlet Kempo.

Ketua Kempo Minut Johan Wewengkang bersama atlet Kempo Denis Sandjaya yang nantinya akan berlaga dalam ajang PON Aceh mendatang, menjadi utusan atlet Sulut.

Diketahui, Atlet asal Kabupaten Minahasa Utara telah banyak mencetak prestasi hingga ke tingkat Nasional. di Ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) Kalimantan pada tahun 2023 lalu, Gabriela Manuhut dari Dojo Kema berhasil menyumbang medali Emas. Sebelumnya di ajang PON Papua pun turut membawa medali perunggu.

Ada atlet muda lainnya yaitu Dewiyanti Papona ikut Kejurnas Solo dan meraih medali perak. Tak kalah berprestasi lagi ada Denis Sandjaya Salu, yang nantinya akan bertanding di PON Aceh September 2024 mendatang.

Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung memberikan dukungan terhadap kemajuan prestasi olahraga di Kabupaten Minahasa Utara. Tak terkecuali dengan Cabor Kempo. Dimana, selama dua hari sejak tanggal 3 dan 4 Mei 2024, digelar kejuaraan Shorinji Kempo piala Bupati Minut CUP II yang berlangsung di JG Center.

Kategori yang diperlombakan, adalah Embu (pemula/junior) hingga kelas Rindori putra-putri 50 sampai 70 Kilogram.

“Kejuaraan yang diselenggarakan ini, bagian dari pembinaan memupuk prestasi olahraga Kempo di Kabupaten Minahasa Utara agar meraih prestasi di tingkat Nasional,” ujar Bupati Joune Ganda yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Umbase Mayuntu saat membuka kejuaraan tanggal 3 Mei. (**)

Penulis: Sweidy Pongoh