MINUT, Titikkomanews – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menegaskan peran strategis Pria/Kaum Bapa (PKB) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) dalam mendukung pembangunan kualitas iman, ketahanan keluarga, serta stabilitas sosial masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Ibadah Awal Tahun dan Penjabaran Program Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM Tahun 2026 Rayon Minahasa Utara dan Kota Bitung yang digelar di Wilayah Likupang III, Minahasa Utara.
Sambutan Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Minahasa Utara Dr. Drs. Jackson Ruaw, M.Si., menegaskan bahwa Pria/Kaum Bapa GMIM tidak hanya berperan dalam struktur pelayanan gereja, tetapi juga sebagai pilar moral dan mitra strategis pemerintah daerah.
“Pelayanan Pria/Kaum Bapa diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam pembentukan karakter, penguatan iman, dan ketahanan keluarga di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks,” demikian kutipan sambutan bupati.
Bupati juga menyoroti tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, mulai dari dinamika ekonomi, persoalan moral, hingga pengaruh perkembangan teknologi dan arus informasi digital. Oleh karena itu, pelayanan PKB GMIM didorong agar bersifat transformatif dan berdampak langsung bagi jemaat serta lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut turut dilakukan penjabaran Program Pelayanan PKB Sinode GMIM Tahun 2026, yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Minahasa Utara yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia, penguatan keluarga, serta pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keimanan dan kearifan lokal.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang kerja sama dengan GMIM, termasuk Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa, dalam mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan dan menjaga persatuan di daerah.
Ibadah Awal Tahun tersebut dipimpin Ketua BPM Wilayah Likupang III sekaligus Ketua BPMJ GMIM Karmel Paslaten I Pdt. Anita Pontonuwu, M.Th., didampingi Pdt. Yodi Yokom, M.Th. Kegiatan dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus Komisi PKB Sinode GMIM, pengurus rayon Minahasa Utara dan Kota Bitung, serta perwakilan jemaat se-rayon.
Mengakhiri sambutan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengajak seluruh Pria/Kaum Bapa GMIM untuk terus menjadi teladan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat, serta berperan aktif menjaga toleransi dan stabilitas sosial di wilayah Minahasa Utara dan Kota Bitung.(**)






