APKASI Otonomi Expo 2025: Presiden Prabowo Ingatkan Efisiensi yang Dilakukan dalam Bentuk Perjadin, Raker dan Seminar

Presiden Prabowo Subianto saat membuka. APKASI Otonomi Expo 2025. Foto: Setneg

MINUT, Titikkomanews – Presiden Prabowo Subianto kembali mengingatkan para pejabat, baik kepala daerah maupun pejabat ASN, agar memperhatikan efisiensi.

Hal tersebut disampaikan Presiden RI pada pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2025 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis 28 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Prabowo lantas menyindir kebiasaan aparat pemerintah melakukan focus group discussion (FGD). Ditambah lagi FGD dilakukan di hotel-hotel mahal.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan pujian kepada Ketua Umum Apkasi yang juga Bupati Lahat Bursah Zarnubi.

“Saya terkesan ketua kalian, Ketua Umum Apkasi Saudara Bursah Zarnubi, melaporkan dalam kabupaten beliau tahun ini beliau sudah menghemat 462 miliar rupiah untuk kabupaten, Luar biasa ini,” ujarnya.

Menurut Prabowo, efisiensi yang dilakukan dalam bentuk pengurangan perjalanan dinas (Perjadin), rapat, seminar hingga kunjungan kerja (Kunker).

“Untuk apa lagi kunjungan kerja? yang penting kerja bukan kunjungan-kunjungan kerjanya, iya kan?,” tanya Prabowo.

Bupati Joune Ganda yang juga Sekjen APKASI membuka kegiatan Businnes dan Parnertship Matching Komoditi dan Investasi daerah.

Bupati Joune Ganda yang juga Sekertaris Jenderal APKASI, tampil memukau di ajang pentas Nasional. Dimana, Bupati JG membuka kegiatan Businnes dan Parnertship Matching Komoditi dan Investasi daerah yang menjadi rangkaian APKASI Otonomi Expo 2025.

Joune Ganda menjelaskan, pada prinsipnya inti event Apkasi otonomi Expo 2025 adalah pada acara bussines maching ini, dimana para buyer, eksportir, investor dan daerah saling bertemu untuk melakukan bisnis partnership atau kemitraan serta membangun jejaring bisnis.

“Karena strategisnya event ini, kami telah memulai tahapan bussiness maching ini sejak 3 bulan mulai dari survey untuk mengidentifikasi komoditas prioritas dan kesiapan data,” ungkapnya.

Pada AEO 2025, stan Pemkab Minut menghadirkan berbagai olahan UMKM dari Tanah Tonsea.

Stan Pemkab Minut ramai dikunjungi.

“Ada banyak ragam produk yang bisa ditemui, seperti kerajinan tangan dari gonufu (sabut kelapa), kain batik khas Minut, tepung kelapa, VCO, dan berbagai produk daur ulang yang kreatif. Tentu saja, makanan khas Minut juga tersedia untuk mengobati rasa kangen Anda, mulai dari kue-kue tradisional hingga camilan lainnya,” kata Kepala Bappeda Hanny Tambani.

APKASI Expo ini, terpantau puluhan Pejabat dan ASN Pemkab Minut tampak hadir memberikan dukungan dan turut mempromosikan produk UMKM yang ada di tanah Tonsea.(**)

Pos terkait

Titik Koma News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *